PUNAH
Dalam riak air yg menggetar,,
Sembilu meresap bersama getirnya alam.
Kaki menapak panas jalanan yg menggambar fatamorgana.
Peluh bercucuran mengilaukan tubuh yg hitam legam.
Genting menatap nanar akan luka yang menganga.
Sakit menampar hati yg diterpa rasa sepi berkepanjangan.
Selalu ada perih dalam setiap diam..
Dentuman sapa mengoyak kebimbangan.
Punah ketika mentari mulai melambai dalam awan
lemah menggoresi tiap dinding pengharapan.
Semua kan hilang dalam waktu yg tak berputar:
Aiy, 14 maret 2012
Selasa, 20 Maret 2012
Langganan:
Postingan (Atom)